Peluncuran resmi platform pemetaan bencana di Filipina membawa semangat ‘bayanihan’ dan ‘gotong-royong’ untuk solidaritas kawasan!

MapaKalamidad.ph, sebuah platform respon dan manajemen bencana yang gratis dan terbuka di Filipina, telah diluncurkan pada 10 September 2020 dalam webinar virtual berjudul “Digital Bayanihan! Social Media for Humanitarian Response” (Gotong-Royong Digital! Media Sosial untuk Respon Kemanusiaan”). Platform ini menggabungkan laporan crowdsourcing (urun-daya) dan validasi instansi pemerintahan untuk memetakan kejadian banjir secara real-time.  

Dalam sambutan pembukanya, Joseph Curry dari USAID Office of Foreign Disaster Assistance mengatakan, “Selain mengandalkan pemerintah sebagai sumber otoritas dalam kerugian dan kebutuhan, kita juga mengakui bahwa mereka yang terdampak mempunyai informasi terkini serta memainkan peranan penting. MapaKalamidad.ph menambah dimensi baru pada data dan pengumpulan informasi dengan memberdayakan masyarakat untuk langsung melaporkan bencana, kondisi kritis dan kerugian dalam lingkungan sekitar mereka melalui aplikasi media sosial dan aplikasi mobile. Dengan semangat gotong-royong, MapaKalamidad.ph menjadi alat yang bisa digunakan siapapun dalam respon bencana, dan berpotensi menghubungkan setiap barangay (tingkat administrasi di FIlipina) ke tingkat yang tertinggi.”

Dikembangkan oleh Yayasan Peta Bencana (Disaster Map Foundation), organisasi yang berbasis di Asia Tenggara, platform ini menyerupai platform pemetaan berbasis crowd-sourcing yang sudah memenangkan penghargaan, yaitu PetaBencana.id di Indonesia. Didukung oleh CogniCity Open Source Software (OSS), platform PetaBencana.id telah digunakan oleh jutaan pengguna sejak tahun 2013, untuk membantu mengambil keputusan di masa kritis, tentang keamanan dan navigasi saat banjir di Indonesia. Platform ini juga diadopsi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam memonitor kejadian bencana, meningkatkan waktu respon, and membagikan informasi darurat di masa kritis kepada warga. Setelah terbukti dan tidak diragukan dalam pengumpulan, pembagian, dan visualisasi data berbasis masyarakat mengurangi risiko bencana dan mendukung upaya bantuan, Cognicity OSS sekarang telah dikembangkan untuk mendukung pemetaan bencana real-time di Filipina. 

Dengan menampilkan pembicara seperti Gil Francis Arevalo dari the UN Office for the Coordination of Humanitarian Affairs, Bryan Damasco dari the Humanitarian OpenStreetMap Team FIlipina, and Michael Vincent Mercardo dari the Center of Disaster Preparedness, webinar ini berfokus pada peran utama respon berbasis masyarakat dalam upaya mitigasi dan adaptasi.

Merespon peluncuran MapaKalamidad.ph, Asec Casiano C. Monilla dari Kantor Pertahanan Sipil (Office of Civil Defense) FIlipina mengatakan, “Kontribusi media sosial dan ekspansi ruang demokrasi dan partisipasi publik dalam kegiatan pemerintahan tidak boleh diabaikan. Telah terbukti berulang kali bahwa pengurangan risiko dan manajemen bencana yang berhasil bergantung pada dukungan publik; kepemilikan bersama dalam konsep aman, kesiapsiagaan dan ketahanan. [MapaKalamidad.ph], yang menampilkan informasi yang terverifikasi dan terpercaya melalui crowdsourcing media sosial, adalah sebuah perkembangan yang disambut baik. Pemetaan terbuka dan pembagian informasi melalui crowdsourcing memungkinkan masyarakat tidak hanya menjadi penonton dan penerima sistem dan produk, tapi juga partisipan dalam proses mendukung masyarakat dan pemerintah melaporkan dan merespon keadaan darurat. Ini dapat diartikan menjadi kehidupan yang lebih aman, properti dan mata pencaharian terlindungi, dan keberlangsungan pembangunan terjaga.

Saat ini, warga di Pampanga dan Quezon City dapat mengirimkan laporan banjir tanpa menampilkan identitas dengan men-twit #banjir atau #baha @mapakalamidad, mengirim pesan Facebook ke @mapakalimad, atau mengirim pesan telegram ke @kalamidadbot. Instansi manajemen bencana pemerintah juga memonitor peta untuk menentukan situasi bencana dan respon terhadap kebutuhan warga.

Dengan model ENSO terkini yang mengindikasikan tren pada kondisi La Nina, hujan dengan intensitas lebih tinggi diprediksi terjadi dalam beberapa bulan ke depan. Kami ingin mengingatkan semua untuk cek https://mapakalamidad.ph untuk informasi terkini dan tetap siaga!

MapaKalamidad.ph adalah bagian dari Program USAID ASEAN Regional and National Capacity Development for Hazard Monitoring, Early Warning, and Disaster Management Decision Support. Sebagai bagian dari proyek PhilAWARE Pacific DIsaster Center’s, proyek ini merepresentasikan kolaborasi multi-partner antara Philippines Office of Civil Defense (OCD), the Philippines National Disaster Risk Reduction and Management Council (NDRRMC), Pacific Disaster Center (PDC), Yayasan Peta Bencana, dan Humanitarian OpenStreetMap Team (HOT). Proyek ini terwujud berkat kolaborasi dengan mitra pelaksana Quezon City Disaster Risk Reduction Management Office (QCDRRMO) dan Pampanga Disaster Risk Reduction Management Office (PDRRMO), serta mitra data Twitter dan Mapbox.