Berita

Yayasan Peta Bencana Berkolaborasi dalam Inisiasi Pengurangan Risiko yang akan datang di Filipina.

Sebagai bagian dari “ASEAN Regional Disaster Management Early Warning and Decision Support Capacity Enhancement Project”, tim Peta Bencana telah bekerja selama seminggu bersama mitra USAID, Pacific Disaster Center (PDC), dan Humanitarian OpenStreetMap Team(HOT) dalam mengawali inisiasi pengembangan platform pemetaan kebencanaan berbasis urun daya di Filipina. Inisiasi ini telah resmi diluncurkan tanggal 23 Juli 2019, dibuka dengan pertemuan pembuka yang dihadiri lebih dari 30 institusi termasuk pemerintah, lembaga non-pemerintah, dan sektor swasta.

Sejak tahun 2013, PetaBencana.id (sebelumnya PetaJakarta.org) telah membuktikan bahwa pengumpulan dan penyebaran data berbasis masyarakat telah mengurangi risiko bencana dan membantu dalam upaya respon bantuan bencana. Filipina sendiri memiliki kemiripan karakteristik dengan Indonesia, dimana PetaBencana.id berhasil menjadi platform pemetaan bencana berbasis urun daya. Secara geografis, Filipina juga berada di daerah cincin api, dan seperti negara ASEAN lainnya juga menghadapi peningkatan cuaca ektrem dan tidak terprediksi akibat perubahan iklim. Taifun, banjir, dan tanah longsor telah membawa kerusakan, dan Filipina adalah satu dari sekian banyak negara yang terdampak secara sosial-ekonomi akibat kejadian bencana tersebut.

Kami melihat persamaan utama antara Indonesia dan Filipina adalah semangat untuk saling membantu ketika bencana – dikenal sebagai gotong-royong di Indonesia dan bayanihan di Filipina. Semangat bahu-membahu yang muncul ketika kejadian bencana, ditambah dengan fakta bahwa Filipina memegang rating tertinggi penggunaan media sosial di dunia, menciptakan kondisi ideal untuk mengembangkan platform untuk berbagi informasi secara real-time untuk membangun kapasitas civic co-management, meningkatkan koordinasi antara masyarakat dengan pemerintah, dan mempercepat respon saat bencana.

Kami sangat terkesan dengan sambutan dari institusi terkait kebencanaan di FIlipina seperti Office of Civil Defense (OCD), the National Disaster Risk Reduction and Management Council (NDRRMC), dan organisasi lainnya, baik pemerintah dan non-pemerintah, selama kegiatan peluncuran inisiasi tersebut. Kami sangat menantikan kerjasama dengan mitra dan masyarakat Filipina untuk bersama-sama mengurangi risiko di kawasan ASEAN!

Petabencana.id menerima penghargaan United Nations Public Service Award dalam Memastikan Pendekatan yang Terintegrasi pada Institusi Sektor Publik

Pada 21 Mei 2019, PetaBencana.id dianugerahi penghargaan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yaitu United Nations Public Service Award (UNPSA) pada kategori “Memastikan pendekatan yang terintegrasi pada institusi sektor publik”. Penghargaan ini diberikan kepada PetaBencana.id bersama mitra pelaksana pemerintah Indonesia dalam hal ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

UNPSA dikenal sebagai penghargaan internasional yang paling bergengsi dalam lingkup pekerjaan sektor publik. Dalam pernyataan yang dibuat Departemen Ekonomi dan Urusan Sosial PBB, penghargaan ini mengapresiasi pencapaian kreatif dan kontribusi institusi pelayanan publik yang mengarah pada administrasi publik yang lebih efektif dan responsif bagi negara-negara di seluruh dunia.” Kompetisi ini dilaksanakan setiap tahun dengan tujuan mempromosikan organisasi-organisasi yang berperan luar biasa untuk dijadikan sebagai contoh peran pentingnya pelayanan publik bagi masyarakat di seluruh dunia.

“Akibat pola cuaca yang semakin intensif dan tidak bisa diprediksi, kota-kota di Indonesia dihadapkan pada tantangan cuaca ektrem secara reguler. Kurangnya akses untuk data real-time dan terverifikasi mengurangi informasi dan kemampuan untuk membuat keputusan dalam perencanaan dan respon bencana, yang berujung pada manajemen sumber daya yang tidak efektif dan konflik. Dengan menyediakan informasi bencana yang gratis dan real-time, lalu membuatnya aman dan mudah untuk dibagikan, PetaBencana.id meningkatkan kapasitas seluruh masyarakat untuk berpartisipasi bersama dalam pengambilan keputusan.”  

Selanjutnya, Yayasan Peta Bencana akan berpartisipasi di dalam United Nations Public Service Forum di Baku, Azerbaijan bulan Juni 2019. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari yang mencakup lokakarya, sesi pleno, dan upacara penganugerahan untuk tema tahun ini “Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan melalui efektivitas dalam Penyampaian Layanan, Inovatif Transformasi dan Institusi yang bertanggung jawab.”

Yayasan Peta Bencana sangat berterimakasih atas penghargaan UNPSA ini. Kami juga berterimakasih kepada USAID dan BNPB, dimana proyek ini menjadi bagian dari InAWARE: Disaster Management Early Warning and Decision Support Capacity Enhancement Project in Indonesia. Bersama dengan mitra kami akan tetap berusaha menyediakan solusi yang terintegrasi, inklusif, dan efektif kepada masyarakat.

Video Produksi Peta Bencana Menuai Komentar dan Pujian dari ‘Art Blog’ Terkemuka

quote open    …saya ingin membagikan sebuah video yang menurut saya sangat membuka wawasan dan berhak untuk diangkat dalam sebuah post… Saya pikir saya tahu tentang kerusakan yang dibuat oleh perkebunan kelapa sawit terhadap lingkungan, tapi saya tidak tahu bahwa sedemikian parahnya (kebakaran terjadi seluas negara saya hanya dalam waktu 5 bulan!!)        quote close

Publikasi ilmiah Peta Bencana telah mendapatkan pujian dari Régine Debatty, kritikus dan inisiator blog yang telah mendapatkan sejumlah penghargaan, we-make-money-not-art.com.   Dalam ulasan tentang pameran Verschwindende Vermächtnisse: Die Welt als Wald / Disappearing Legacies: The World as a Forest , Debatty mengangkat sebuah video yang diproduksi oleh Yayasan Peta Bencana, atas efektivitas dan kekuatan pesannya dalam menyampaikan dampak yang terjadi atas kerusakan lahan gambat dan pentingnya ekologi gambut untuk Sistem Bumi dan iklimnya. Sebagai bagian dari komitmen Yayasan dalam membangun infrastruktur untuk gotong royong melalui proses riset kolaboratif, Yayasan Peta Bencana bekerja dengan peneliti dari WALHI dan Akademi Drone Indonesia untuk memproduksi proyek publikasi seni/ilmiah ini. Pameran The Verschwindende Vermächtnisse: Die Welt als Wald / Disappearing Legacies: The World as a Forest saat ini tengah dibuka di the Zoologisches Museum, Centrum für Naturkunde, Universität Hamburg.

 

 

 

Tentang PetaBencana.id

Didukung oleh CogniCity Open Source Software, PetaBencana.id adalah sebuah platform berbasis website yang gratis dan menghasilkan visualisasi bencana dalam skala perkotaan menggunakan laporan hasil crowdsourcing dan validasi instansi pemerintah secara real time. Platform ini memanfaatkan penggunaan lanjutan dari sosial media dan aplikasi pesan instan saat keadaan darurat untuk mengumpullkan informasi terbaru yang terkonfirmasi dari pengamatan secara langsung, dan dengan demikian menghilangkan kebutuhan pemrosesan data yang memakan waktu dan biaya. Laporan pengguna yang terverifikasi akan ditampilkan bersamaan dengan data kritikal yang relevan, yang dikumpulkan oleh instansi pemerintah daerah. Dengan mengintegrasikan kearifan lokal dari berbagai sumber data ke dalam satu platform yang kokoh, PetaBencana.id dapat menghasilkan gambaran yang komprehensif dari kejadian bencana, dan memungkinkan warga, lembaga kemanusiaan, dan instansi pemerintah untuk membuat keputusan berbasis informasi yang memadai pada keadaan darurat.

Sejak diluncurkan pada 2013 (sebagai PetaJakarta.org), platform PetaBencana.id sudah digunakan oleh jutaan penduduk untuk membuat keputusan dalam waktu singkat terkait keselamatan dan navigasi selama keadaan banjir darurat; platform ini juga diadopsi oleh Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) untuk memantau kejadian banjir, mempersingkat waktu tanggap bencana, dan berbagi informasi darurat dalam waktu singkat kepada penduduk. Platform ini telah memungkinkan penyebaran informasi dan koordinasi data dalam skala yang lebih besar dengan penduduk dan instansi pemerintah, dan mendukung ketangguhan terhadap perubahan iklim secara kolaboratif.

Saat ini, dengan target memfasilitasi 50 juta penduduk di Jabodetabek, Surabaya, dan Bandung, PetaBencana.id membuktikan bahwa pengumpulan, penyebarluasan, dan visualisasi data berbasis komunitas dapat mengurangi risiko banjir dan membantu upaya penyelamatan. Dalam World Disaster Report (Laporan Kejadian Bencana) tahun 2015 oleh International Federation of the Red Cross, proyek ini direkomendasikan sebagai model untuk keterlibatan masyarakat dalam kegiatan respon kebencanaan. Pada tahun 2016, Federal Communication Commission dari Amerika Serikat juga merekomendasikan proyek ini sebagai praktik terbaik terkait informasi crowdsource kebencanaan. PetaBencana.id saat ini dikembangkan lebih lanjut untuk bencana-bencana lain and wilayah lain di Indonesia.

Ketahui lebih lanjut dalam Portofolio 2019 kami!

Publikasi

 

2016

 

Turpin, E., and T. Holderness. “From Social Media to GeoSocial Intelligence: Experiments with Crowdsourcing Civic Co-Management for Flood Response in Jakarta, Indonesia,” in Social Media for Government Services, eds. Surya Nepal, Cécile Paris, Dimitrios Georgakopoulos (Springer, 2016).

Holderness, T., and E. Turpin, “How tweeting about floods became a civic duty in Jakarta,” in The Guardian, Public Leaders Network, 25 January 2016.

2015

Holderness T. and E. Turpin. “Floods in Jakarta? Tweeting Now,” in Strategic Review 5.1(October-December 2015): 26-35.

Holderness T., and E. Turpin. PetaJakarta.org: Assessing the Role of Social Media for Civic
Co-Management During Monsoon Flooding in Jakarta, Indonesia
, SMART Infrastructure Facility, University of Wollongong, GeoSocial Intelligence Working Group White Paper 01 (June 2015).

2014

Turpin, E., T. Holderness, and G. Quaggiotto. “Combining ‘Big’ and ‘Small’ Data to Build Urban Resilience in Jakarta,” United Nations Global Pulse Blog, April 2014.

2013

Turpin, E., A. Bobbette, and M. Miller, eds. Jakarta: Architecture + Adaptation (Depok: Universitas Indonesia Press, 2013).

Mari Bergabung

Bergabung sebagai Mitra Keberlanjutan Kami: 

PetaBencana.id saat ini tersedia sebagai peta bencana online yang gratis, sehingga dapat diakses oleh seluruh penduduk di Indonesia untuk melihat dan berbagai informasi akurat dalam situasi darurat secara real time. Dalam usaha Yayasan Peta Bencana untuk mencapai keberlanjutan secara ekonomi, dengan bangga kami menawarkan peringatan banjir yang dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan Mitra Keberlanjutan kami di Indonesia.

Peringatan banjir khusus ini dapat membantu untuk memastikan keselamatan pekerja dan anggota keluarga. Notifikasi banjir akan membantu Anda menghindari lokasi-lokasi banjir; yang dapat membantu Anda untuk tetap selamat, menghemat waktu, dan meminimalisir kerugian pribadi dan perusahaan. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

Dukung penggunaan open data dan open software untuk adaptasi perubahan iklim:

Bantu kami untuk memastikan keberjalanan PetaBencana.id sebagai platform gratis, sehingga siapapun di Indonesia memiliki akses terhadap informasi bencana di waktu kritis.

Hadirkan PetaBencana.id di Lokasi Anda:

PetaBencana.id telah digunakan oleh jutaan pengguna yang terdiri dari warga, instansi pemerintah, serta NGO lokal dan internasional, untuk meningkatkan resiliensi, meminimalisir kehilangan dan kerugian, dan mengkoordinasikan pertolongan saat situasi darurat. Saat ini, platform ini sedang dikembangkan lebih lanjut untuk mencakup bencana lainnya dan lokasi lain di Indonesia. Apabila Anda tertarik untuk melihat PetaBencana.id diimplementasikan di lokasi Anda, silakan hubungi kami atau silahkan ajukan pertemuan untuk berdiskusi dengan kami.